20 March 2008
Distal Phalanx
Sejak Jum’at pekan yang lalu saya sangat ingin membeli gitar. Sudah sibuk mencari dan membanding-bandingkan harga dalam tiga hari berikutnya . Berlama-lama di Musik Schlaile dan hampir saja membeli sebuah gitar elektro-akustik di Zupfgeige, namun akhirnya diputuskan, saya akan memesan sebuah Ibanez dari toko alat musik online besok pagi.
Keesokan harinya saya mengalami musibah yang membuat patah ruas tulang distal pada jari tengah tangan kiri. Kecerobohan di tempat kerja. Dan dokter memperkirakan jenis fraktur seperti ini sembuh dalam tiga minggu. Keinginan membeli gitar pun serta merta hilang. Setidaknya mungkin dalam tiga minggu, sebab distal phalanges menjadi salah satu bagian terpenting jika ingin bermain gitar.

Maaf, gambar kedua bukan the finger.
2 Komentar »
URI untuk lacak-balik entri ini:
http://tsonjaya.blogsome.com/2008/03/20/distal-phalanx/trackback/
RSS feed untuk komentar yang ada disini.
Tulis komentar
Alamat e-mail tidak akan ditampilkan. Skrip HTML yang dibolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Comment oleh boss ario — 24 March 2008 @ 16:50
assalamualaikum, kang udah sembuh belom? kayaknya foto yang kedua emang the finger cuma dilihat dari posisi samping, coba pas foto minta dibalik heheheheheh semoga lekas sembuh yach.
Comment oleh wông gragé — 24 March 2008 @ 17:26
Wa’alaikum salaam. Makasih banyak. Sekarang sih tinggal menunggu sel-sel bekerja aja. Tapi memang sudah terasa periosteum yang sedang bekerja membentuk chondroblast dan osteoblast, hehe.
Waktu itu emang lagi kesel ama petugas röntgennya, jadi gitu deh.