26 November 2005
Karlsruhe: 2 tahun yang lalu (Habis)
Teriakan itu terdengar bergema sekali. Mungkin karena suasana saat itu begitu lengang. Ia berpikir, persis seperti yang didengar dalam film-film. Biasanya film menggambarkan kejadian ini juga dengan teriakan-teriakan yang kadang-kadang ga masuk akal.
“A, emang sakit banget ya, kok sampe teriak-teriak gitu?”
Entahlah, de. Aku juga kan belum dan memang ga akan pernah merasakan, batinnya. Hati kecilnya menyesalkan suara dari kamar bersalin sebelah yang terdengar hingga kemari. Lalu berusaha tersenyum.
“Pokoknya ade banyak berdoa aja. Kalau ngerasa sakit banget, keluarin dengan dzikir. Nyebut Allah, atau istighfar, atau dzikir apa aja deh. Ya sayang?” Baca lanjutannya…
17 November 2005
I am .mp3
If I am .mp3, do I belong to Fraunhofer Institute?
16 November 2005
Karlsruhe: 2 tahun yang lalu (Bagian 2)
Lelaki muda memandangi istrinya yang tertidur. Kening yang berkerut menandakan tidur tak menjadikan jiwanya ikut beristirahat. Baru beberapa saat saja sang istri bisa terlelap. Peralatan pendeteksi masih terpasang. Atas saran suster, dipasang pula infus induksi (pemicu) pembukaan. Lelaki ini paham, induksi sama artinya meningkatkan kontraksi. Dan meningkatkan kontraksi menghasilkan rasa sakit yang lebih. Tapi ia tak punya jalan selain menuruti nasihat suster.
Saat suster memasangkan jarum infus, sang lelaki merasakan kegugupan. Pikirnya: apakah dia mahasiswa perawat? Ia ingat, beberapa temannya ada yang kuliah di Akademi Perawat. Mereka selalu berbagi cerita tentang tugas jaga di rumah sakit. Kejadian-kejadian yang konyol. Kesalahan-kesalahan. Atau segala macam konflik antara dokter dengan suster dan suster dengan calon suster. Baca lanjutannya…
15 November 2005
Karlsruhe: 2 tahun yang lalu (Bagian 1)
“Es ist noch weit. Wahrscheinlich noch eins oder zwei Wochen. Aber trotzdem gebe ich Ihnen eine Überweisung für das Krankenhaus.”
(Masih jauh kok. Kemungkinan besar, masih satu atau dua pekan lagi. Tapi walaupun begitu, saya beri Anda surat rujuk untuk rumah sakit.)
Dokter Jutta Ohlenbusch menyerahkan selembar kertas, lalu setelah mengucap Tschüss, pasangan muda itu berjalan keluar dari klinik dan menyusuri Ettlingerstraße.
Angin musim dingin terasa menusuk. Hari itu matahari tidak kelihatan dan membuat suasana tampak samar. Jika tidak melihat jam, maka sulit menentukan apakah saat itu pagi, siang atau sore. Tak ada bedanya. Tapi suasana hati pasangan muda ini menghangat. Gugup, gembira, takut dan segala macam rasa bercampur menjadi satu. Berjalannya waktu semakin membuat berbagai rasa itu hadir. Hati lelaki berkaca-mata membisik sebuah doa, sembari ia menggenggam jemari kekasihnya yang terasa membeku. Baca lanjutannya…
2 tahun Farras Saifana Jasmin
Milad ke-2 Farras Saifana Jasmin.
رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
(QS. 2 : 128) Baca lanjutannya…
14 November 2005
Shoutbox baru
Disebabkan cbox saya sering error dan selalu cannot be displayed, jadilah akhirnya mengaktifkan doneeh yang belum sempet terpasang. Jadi, shoutbox baru ini masih bersih. Sila kirim pesan.
11 November 2005
Muslim Turki Peduli


Telah dibuka: Yayasan Pusat Persatuan Kebudayaan Islam Indonesia (ENDONEZYA İSLAM KÜLTÜR MERKEZLERİ BİRLİĞİ), yang bergerak di bidang pendidikan dan kebudayaan kepunyaan saudara-saudara kita dari Turki. Saya baru mengetahuinya dari pamflet yang terpajang di Masjid tempat saya sholat Jum’at tadi. Baca lanjutannya…
Tahun 2007: Harga-harga bakal naik
Setelah kenaikan harga yang lumayan besar saat perubahan DM ke Euro di awal tahun 2002 yang lalu, awal tahun 2007 nanti harga-harga diperkirakan akan kembali naik. Apa pasal? Baca lanjutannya…
10 November 2005
Mengheningkan Cipta?
Jay menulis lirik lagu Hymne Pahlawan, lagu yang biasanya kita kenal sebagai lagu mengheningkan cipta atau menurut saya lebih tepatnya adalah menciptakan hening.
Hymne Pahlawan
Dengar seluruh
Angkasa raya memuji
Pahlawan negaraNan gugur remaja
Di ribaan bendera
Bela nusa bangsaKau kukenang
Wahai bunga putra bangsa
Harga
Jasa
Kau cahaya pelita
Bagi Indonesia merdeka
Ada kerancuan makna, jika kita memakai istilah mengheningkan cipta. Cipta sebagai kata dasar dari mencipta/ciptaan/pencipta, memiliki makna: membuat atau menghadirkan sesuatu menjadi ada. Hening bermakna: bebas dari gangguan, tidak ada suara. Nah, menurutmu apa arti mengheningkan cipta? Lalu, bandingkan dengan menciptakan hening. Jika mengheningkan cipa cipta terasa ganjil, mungkin hal ini harus masuk ke kelirumologi-nya (atau yang benar: kelirulogi?) Jaya Suprana.
Lepas dari itu, selamat Hari Pahlawan 2005. Apakah Hari Pahlawan masih berarti buatmu?
9 November 2005
Nasyid
Kapan Anda mendengar kata “nasyid”?
Pertama kali saya mendengar nasyid dan kata “nasyid” kira-kira dulu sewaktu awal 90-an. Ketika itu, kakak saya yang aktif di Karisma ITB membawakan sebuah kaset nasyid berjudul Panggilan Jihad. Sejak itulah saya mulai akrab dengan nasyid, walaupun tak tahu apakah definisi itu nasyid. Apakah itu aliran atau genre dalam musik, atau apa?
Beberapa hari yang lalu, seorang teman yang ikut mendengarkan suara Opick menyela: “wah ini sih bukan nasyid!” Ketika saya tanya kenapa, ternyata nasyid yang ia kenal (atau yang ia definisikan?) adalah lagu tanpa (atau lebih tepatnya minim?) alat musik. Sedangkan Ustadz Opick jelas menggunakan alat musik seperti halnya lagu-lagu pop yang ada. Tapi saya yakin, Ustadz Opick adalah seorang munsyid (pelantun nasyid). Baca lanjutannya…


